Cara Mencangkok Pohon Tanaman yang Betul

Ingin memperbanyak koleksi tanaman kesayanganmu dengan cara yang mudah dan efisien? Mencangkok pohon tanaman adalah solusinya! Kebutuhan akan cara mencangkok pohon tanaman yang benar sangat krusial untuk keberhasilan proses ini. Kesalahan dalam mencangkok dapat berujung pada kegagalan, membuat tanaman baru layu atau bahkan mati. Yuk, kita bahas step by step cara mencangkok pohon tanaman yang benar agar tanaman baru tumbuh sehat dan subur!

Persiapan Mencangkok

Sobat tanaman, sebelum kita mencangkok pohon, ada beberapa persiapan penting yang harus kita lakukan nih. Yuk, kita bahas satu per satu.

Pilihlah pohon yang tepat

Untuk mencangkok, pilihlah pohon yang sehat dan sudah cukup umur. Biasanya, pohon yang siap dicangkok adalah pohon yang sudah berumur minimal 2-3 tahun. Pohon yang dipilih juga harus memiliki batang yang kuat dan bebas dari penyakit.

Siapkan peralatan cangkok

Peralatan yang dibutuhkan untuk mencangkok cukup sederhana, yaitu pisau tajam, plastik atau sabut kelapa, dan tali raffia. Pisau digunakan untuk mengupas kulit batang pohon, plastik atau sabut kelapa digunakan untuk membungkus media tanam, dan tali raffia digunakan untuk mengikat bungkusan media tanam tersebut.

Pilih media tanam yang bagus

Media tanam yang digunakan untuk mencangkok biasanya adalah campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi. Campuran ini harus memiliki drainase yang baik dan kaya akan unsur hara. Pastikan media tanam yang digunakan juga bersih dan bebas dari hama penyakit.

Tentukan waktu mencangkok

Waktu terbaik untuk mencangkok adalah pada musim hujan saat kelembapan udara tinggi. Hal ini karena pada musim ini, proses pencangkokan akan lebih cepat berhasil karena suplai air yang cukup.

Teknik Mencangkok

Proses pencangkokan pohon memang terdengar rumit, tapi sebenarnya sangat mudah dilakukan. Kita bisa mengikut panduan ini yang dijamin bikin pohon kita sukses berkembang biak dengan cara cangkok. Yuk, simak!

1. Memilih Batang Pohon

Pilih batang pohon yang sehat, tidak berpenyakit, dan memiliki diameter sekitar 2-5 cm. Buat sayatan melingkar pada batang pohon dengan jarak sekitar 10-15 cm, lalu kupas kulit batangnya dengan hati-hati.

2. Persiapan Media Tanam

Buat campuran media tanam berupa tanah subur, sekam padi, dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1:1. Masukkan campuran tersebut ke dalam sabut kelapa atau plastik pembungkus yang sudah diberi lubang drainase. Ikat sabut kelapa atau plastik tersebut pada batang pohon yang telah disayat.

Jangan lupa untuk menjaga kelembapan media tanam dengan menyiramnya secara teratur. Dalam waktu sekitar 2-3 bulan, akar baru akan tumbuh dari bagian batang yang disayat. Setelah akar baru sudah cukup kuat, batang tersebut bisa dipotong dan ditanam di tempat yang diinginkan.

Perawatan Pasca Cangkok

Setelah proses pencangkokan selesai, jangan lepas tangan begitu saja. Perawatan yang tepat akan menentukan keberhasilan pencangkokan. Berikut beberapa tips merawat cangkokan pohon:

Penyiraman

Penyiraman teratur penting untuk menjaga kelembapan media tanam dan mencegah kekeringan. Siram secara berkala, terutama saat cuaca panas dan kering. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan pembusukan akar.

Penutupan Akar

Tutupi bagian akar yang terluka dengan plastik atau lumut lembap. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelembapan, melindungi akar dari infeksi, dan mencegah penguapan yang berlebihan. Ganti penutup secara rutin jika sudah kering.

Pemupukan

Berikan pupuk cair atau padat secara berkala, sekitar 2-4 minggu sekali. Namun, gunakan dosis yang lebih rendah dari pupuk biasa untuk menghindari kelebihan nutrisi yang dapat merusak akar yang masih rentan. Gunakan pupuk khusus untuk tanaman cangkok atau yang kaya fosfor untuk merangsang pertumbuhan akar.

Perlindungan dari Sinar Matahari

Tempatkan cangkokan di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung yang terik. Cahaya terang dapat membakar daun dan memperlambat pertumbuhan. Teduhi dengan kain atau letakkan di bawah naungan pohon yang lebih besar.

Pemeriksaan Rutin

Pantau cangkokan secara teratur untuk memeriksa pertumbuhan akar dan tanda-tanda masalah seperti layu, menguningnya daun, atau munculnya jamur. Jika ditemukan masalah, segera lakukan tindakan perbaikan seperti penyiraman tambahan atau penggantian penutup.

Tips Sukses Mencangkok

Mencangkok adalah teknik memperbanyak tanaman dengan menyambungkan jaringan batang dari tanaman induk ke tanaman lain atau yang disebut batang bawah. Nah, teknik ini punya rahasia sukses, nih. Yuk, simak tipsnya berikut ini!

1. Pemilihan Batang Induk

Pilih batang dari tanaman sehat dan bebas penyakit. Batang yang bagus adalah yang sudah cukup tua, tetapi tidak terlalu tua.

2. Persiapan Batang Bawah

Pilih batang bawah yang diameternya sama atau sedikit lebih besar dari batang induk. Batang bawah harus memiliki sistem perakaran yang kuat.

3. Pengupasan Kulit

Kupas kulit batang induk dan batang bawah pada bagian yang akan disambungkan. Kupas kulit secara melingkar dengan lebar sekitar 2-3 cm.

4. Penyambungan

Tempelkan batang induk dan batang bawah yang sudah dikupas pada bagian luka. Pastikan kambium (lapisan yang berada di bawah kulit) dari kedua batang saling bertemu. Ikat erat sambungan menggunakan plastik atau raffia agar tidak lepas.

Perawatan Pasca Cangkok

Setelah dicangkok, siram tanaman secara teratur dan tempatkan di tempat yang teduh. Setelah beberapa minggu, sambungan akan menyatu dan batang induk akan mulai tumbuh pada batang bawah. Tunggu hingga akar baru terbentuk cukup banyak sebelum memisahkan tanaman baru dari tanaman induk.

Nah, itulah dia cara mencangkok pohon tanaman yang benar. Ingat, jangan asal cangkok, ikuti langkah-langkah yang tepat agar tanaman kamu sehat dan tumbuh subur. Dengan teknik ini, kamu nggak perlu beli pohon baru, tinggal cangkok aja yang lama, hemat biaya kan? Jadi, jangan lupa share artikel ini dan jangan ragu buat praktekkan juga. Selamat berkebun, Sob!

Leave a Comment