Mencangkok Pohon Asik Buat Anak SD

Hey, para penjelajah botani! Kalian penasaran gimana cara bikin pohon baru dari pohon yang udah ada? Tenang, ga pake sihir kok. Ada teknik keren namanya cangkok. Dengan cara mencangkok pohon untuk anak SD ini, kalian bisa bikin tanaman sendiri yang sama persis sama pohon induknya. Siap-siap jadi tukang kebun cilik yang kece!

Persiapan Mencangkok Pohon

Mencangkok pohon itu seru kayak main game, tapi kamu harus menyiapkan alat-alatnya dulu. Hal pertama yang kamu perlukan adalah pisau tajam. Jangan pakai pisau dapur yang biasa kamu pakai buat motong sayur, ya! Pisau yang bagus untuk cangkok itu tajam kayak silet, supaya nggak merusak batang pohon. Kemudian, siapkan tanah yang subur dan pakai campuran arang sekam atau moss supaya akar baru pohon bisa tumbuh dengan baik.

Selain itu, kamu juga butuh plastik untuk membungkus tanah. Plastiknya harus yang transparan biar kamu bisa lihat perkembangan akar baru pohon. Terakhir, siapkan tali untuk mengikat plastik supaya posisinya nggak berubah.

Bahan yang Diperlukan:

  • Pisau tajam
  • Tanah subur
  • Arang sekam atau moss
  • Plastik transparan
  • Tali

Cara Mencangkok Pohon yang Benar

Halo, teman-teman! Siapa yang ingin belajar cara mencangkok pohon? Mencangkok pohon itu seru banget, lho! Kita bisa membuat pohon baru dari pohon yang sudah ada, tanpa perlu menanam biji. Yuk, kita bahas caranya yang benar pakai model PAS (Problem-Agitate-Solution).

Problem

Kenapa sih kita perlu mencangkok pohon? Mencangkok itu berguna banget buat memperbanyak tanaman yang kita suka, terutama buat tanaman yang sulit berbiji atau berbuah. Selain itu, mencangkok juga bisa buat memperbaiki pohon yang rusak karena penyakit atau hama.

Agitate

Sebelum mencangkok, ada beberapa alat dan bahan yang harus kita siapkan. Yang pertama, tentu saja ranting pohon yang ingin kita cangkok. Selain itu, kita juga butuh pisau yang tajam, plastik wrap atau sabut kelapa, dan tali rafia.

Solution

Sekarang, kita masuk ke langkah-langkah mencangkok. Pertama-tama, pilih ranting pohon yang sehat dan sudah tua. Kemudian, buat sayatan melingkar di ranting sekitar 5-10 cm, dengan jarak sekitar 10-15 cm dari ujung ranting. Kupas kulit di sekitar sayatan hingga bersih.

Buat Sayatan

Untuk membuat sayatan, gunakan pisau yang tajam dan bersih. Buat sayatan melingkar di ranting dengan kedalaman sekitar 1/3 hingga 1/2 dari diameter ranting. Pastikan sayatannya bersih dan tidak ada yang sobek.

Kupas Kulit

Setelah membuat sayatan, kupas kulit di sekitar sayatan secara hati-hati. Gunakan pisau yang tajam dan jangan sampai melukai kambium (lapisan di bawah kulit). Kupas kulit hingga bersih dan terlihat lapisan kambium yang berwarna hijau atau kekuningan.

Lanjutan

Setelah kulit terkelupas, ambil plastik wrap atau sabut kelapa, lalu bungkus sayatan yang sudah kita kupas kulitnya. Ikat bungkusan dengan tali rafia hingga kencang. Jangan lupa untuk menyisakan sedikit ruang di bagian atas dan bawah bungkusan untuk keluarnya akar baru.

Setelah selesai mencangkok, letakkan ranting di tempat yang teduh dan lembap. Jaga kelembapan bungkusan dengan menyemprotnya secara teratur. Dalam waktu beberapa minggu, akar baru akan mulai tumbuh dari sayatan. Jika akarnya sudah cukup banyak, kita bisa memotong ranting dari pohon induk dan menanamnya di tanah.

**

Perawatan Pasca Cangkok

**

Setelah cangkokan ditanam, langkah selanjutnya adalah merawatnya. Bayangkan cangkokan seperti bayi yang baru lahir, butuh perhatian ekstra agar bisa tumbuh sehat. Berikut tiga langkah penting dalam perawatan pasca cangkok:

1. Siram Secara Teratur

Cangkokan butuh air yang cukup untuk menjaga kelembapan tanah. Sirami secara teratur, terutama saat cuaca panas dan kering. Jangan biarkan tanah terlalu basah atau terlalu kering, karena bisa merusak akar.

2. Beri Pupuk Secara Berkala

Cangkokan membutuhkan nutrisi untuk tumbuh. Beri pupuk secara berkala, sekitar sebulan sekali. Gunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos. Jangan beri pupuk berlebihan, karena bisa membakar akar.

3. Lindungi dari Hama dan Penyakit

Cangkokan rentan terhadap hama dan penyakit, terutama jika kondisi lingkungan tidak sehat. Lindungi cangkokan dengan cara berikut:

  1. Jauhkan cangkokan dari tanaman yang sakit atau terserang hama.
  2. Gunakan insektisida alami atau pestisida organik untuk mengendalikan hama dan penyakit.
  3. Jaga kebersihan lingkungan sekitar cangkokan dengan membuang gulma dan ranting yang sudah mati.
  4. Buat pagar atau penghalang di sekitar cangkokan untuk mencegah hewan memakannya.

Tips Sukses Mencangkok Pohon

Mencangkok pohon itu seru, kayak nge-hack tanaman! Biar sukses, ada beberapa “kode” yang harus kamu tahu, nih.

1. Cari “Mother Tree” yang Sehat

Pohon yang kamu cangkok harus sehat dan kuat, kayak komputer yang speknya tinggi.

2. Pilih Batang yang Pas

Pilih batang yang diameternya cukup besar, kayak kabel LAN, dan kulit pohonnya masih mulus.

3. Kerat Batang

Buat dua keratan di batang, jaraknya sekitar 5-10 cm. Tusuk aja kulit pohonnya pakai pisau tajam kayak kursor mouse.

4. Kupas dan Bersihkan

Kupas kulit pohon di antara dua keratan itu, kayak ngelupasin kabel. Bersihkan kambiumnya (bagian dalam kulit pohon) pakai air, kayak lagi bersihin layar komputer.

Kambium ini penting banget, soalnya dia yang bakal nge-root dan nyatu sama batang baru.

Setelah itu, kamu tinggal pasang media cangkok dan ikat pakai tali plastik. Tunggu beberapa bulan sampai akar baru tumbuh. Gampang banget, kan?

Nah, sekarang sudah tahu kan cara mencangkok pohon untuk anak SD? Dengan teknik ini, kalian bisa menciptakan pohon baru yang sama persis dengan pohon aslinya. Keren, kan? Jadi, nggak perlu repot lagi nunggu pohon tumbuh dari biji yang lama banget. Pokoknya, kalau mau punya banyak pohon yang indah dan bermanfaat, cobalah cara mencangkok ini ya. Dijamin, halaman rumah atau sekolah kalian bakal makin asri dan rindang!

Leave a Comment